Sedikit sejarah mengenai Tugu yogyakarta yang dulunya disebut Tugu Golong Gilig.
Bila kita melihat peta wilayah Yogyakarta (DIY) dari utara (puncak gunung Merapi) ke selatan + 70 km sampai dengan Pandan Simo (di pantai selatan Samudra Indonesia)seolah dapat kita tarik garis lurus. Garis Lurus Imaginer tersebut melalui tiga bangunan penting di wilayah kota Yogyakarta, yaitu :
- Tugu Yogyakarta / Tugu Golong Gilig;
- Kraton Yogyakarta, dan
- Panggung Krapyak (Kandang Menjangan)
Konsep garis lurus Imaginer ini diciptakan oleh Panembahan Senopati, seorang raja pendiri dinasti Kerajaan Mataram Yogyakarta (1586-1601)
Tugu Yogyakarta yang disebut tugu Golong Gilig, sesungguhnya telah mengalami perubahan bentuk setelah direnovasi karena runtuh (+3m) akibat gempa yang mengguncang Yogyakarta tanggal 10 Juni 1867.
Tugu Yogyakarta disebut Tugu Putih (White Peal) terletak di simpang empat Jl. AM. Sangaji-Jl. P. Mangkubumi dengan Jl. P. Diponegoro-Jl. Jend. Sudirman. Pada dekade 60an, tugu ini dipasangi lampu pengatur lalulintas (traffic light).
![]() |
| Penampakan Tugu Jaman Penjajahan |
Golong gilig mengandung makna spritual filosofik dan nilai historik. Pada waktu Panembahan Senapati bertapa di Parangkusuma dia bertemu dengan Ratu Kidul. Mereka saling jatuh cinta dan menikah. Setelah tiga hari di Segara Kidul, Panembahan Senopati menyatakan keinginannya untuk pulang. Dia diberi endog jagad oleh Ratu Kidul yang dibawanya untuk pulang. Setelah tiba di Mataram, endog itu hendak dimakannya, tetapi oleh Ki Juru Martani dilarang. Telur itupun diberikan kepada seorang juru taman. Setelah juru taman memakannya, dia berubah menjadi seorang denawa. Denawa itu diberi tugas oleh Panembahan Senopati untuk menjaga Gunung Merapi. Terbentuklah garis Segara Kidul - Gunung Merapi yang melambangkan sangkan paranin dumadi, hablun minallah atau manunggaling kawula gusti. Arah Parangkusuma - Gunung Merapi melambangkan filsafat dasar manunggaling kawula gusti kerajaan Mataram untuk memperjuangkan kesejahteraan duniawi raja dan rakyatnya berlandaskan spiritual keTuhanan.

